ALIRAN SENI LUKIS

Siapa yang belum pernah melukis? Memang melukis adalah bukan suatu hal yang sangat mudah, akan tetapi setiap orang mempunya gaya nya sendiri, hingga apapun hasil karya nya akan dianggap sebagay seni lukis dan dijadikan gaya lukisan yang “khas” . Menurut teori, melukis adalah kegiatan mengolah media dua dimensi atau permukaan dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu. Media lukisan bisa berbentuk apa saja, seperti kanvas, kertas, dan papan. Alat yang digunakan juga bisa bermacam-macam. Seni lukis adalah cabang seni rupa yang diwujudkan melalui karya dua dimensi bermediakan kanvas atau permukaan datar lain yang di isi oleh unsur-unsur pokok garis dan warna melalui cat atau pewarna dan pembubuh gambar lainnya.

Lukisan dapat berisi representasi alam seperti potret wajah, hewan, pemandangan. Bisa juga memuat gambar abstrak yang merupakan penyederhanaan bentuk alam. Atau berisi ungkapan ekspresif dari seniman berupa komposisi bentuk nonrepresentatif (tidak menyerupai apapun). Seni lukis  juga adalah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari menggambar.

Seni lukis zaman klasik kebanyakan dimaksudkan untuk tujuan:

  • Mistisme (sebagai akibat belum berkembangnya agama)
  • Propaganda (sebagai contoh grafiti di reruntuhan kota Pompeii),

Di zaman ini lukisan dimaksudkan untuk meniru semirip mungkin bentuk-bentuk yang ada di alam. Hal ini sebagai akibat berkembangnya ilmu pengetahuan dan dimulainya kesadaran bahwa seni lukis mampu berkomunikasi lebih baik daripada kata-kata dalam banyak hal.

aliran seni lukis

1.Surrealisme

Lukisan aliran surrealisme ini kebanyakan menyerupai bentuk-bentuk yang sering ditemui di dalam mimpi dan sebenarnya bentuk dari gudang pikiran bawah sadar manusia. Pelukis berusaha untuk membebaskan pikirannya dari bentuk pikiran logis kemudian menuangkan setiap bagian dari objek untuk menghasilkan sensasi tertentu, yang bisa dirasakan manusia tanpa harus mengerti bentuk aslinya. Salah satu tokoh yang populer dalam aliran ini adalah Salvador Dali.

2.Ekspresionisme

Aliran seni lukis yang memberikan kebebasan bentuk dan warna untuk melahirkan emosi ataupun menyatakan sensasi dari dalam .

3.Kubisme

Adalah aliran yang cenderung melakukan usaha abstraksi terhadap objek ke dalam bentuk-bentuk geometri atau bentuk balok-balok untuk mendapatkan sensasi tertentu. Salah satu tokoh terkenal dari aliran ini adalah Pablo Picasso.

4.Romantisme

Merupakan aliran tertua di dalam sejarah seni lukis modern Indonesia. Lukisan dengan aliran ini berusaha membangkitkan kenangan romantis dan keindahan di setiap objeknya. Pemandangan alam adalah objek yang sering diambil sebagai latar belakang lukisan.

5.Plural painting

Adalah sebuah proses beraktivitas seni melalui semacam meditasi atau pengembaraan intuisi untuk menangkap dan menterjemahkan gerak hidup dari naluri kehidupan ke dalam bahasa visual. Bahasa visual yang digunakan berpijak pada konsep Plural painting. Artinya, untuk menampilkan idiom-idiom agar relatif bisa mencapai ketepatan dengan apa yang telah tertangkap oleh intuisi mempergunakan idiom-idiom yang bersifat: multi-etnis, multi-teknik, atau multi-style. Plural painting

6.Realisme

Realisme adalah aliran seni yang mengangkat peristiwa keseharian yang dialami oleh orang kebanyakan.

7.Pointilisme

Pointilisme merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek menggunakan titik-titik. Objek yang dilukis akan terlihat jelas dari kejauhan, dan agak buram jika dinikmati dari dekat karena banyak nya titik titik yang terlihat.

8.Fauvisme

Aliran Fauvisme adalah aliran seni lukis yang memberikan kebebasan berekspresi, sehingga banyak objek lukisan yang dibuat kontras dengan aslinya.S eni lukisannya ialah warna-warna yang liar dan kontras. Penggunaan garis dalam fauvisme disederhanakan sehingga pemirsa lukisan bisa mendeteksi keberadaan garis yang jelas dan kuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *